5 Penyakit Ini Ditandai Dengan Kesemutan

5 Penyakit Ini Ditandai Dengan Kesemutan – Kamu pasti pernah mengalami yang namanya kesemutan kan Sahabat Sehat? Ya, kesemutan atau Parestesia terjadi karena adanya penekanan saraf dan pembuluh darah sehingga saraf dan aliran terganggu.

5 Penyakit Ini Ditandai Dengan Kesemutan
kesemutan-atau-parestesia

Biasanya kesemutan akan hilang dengan sendirinya dengan menggerak-gerakkan bagian yang kesemutan tersebut. Namun, ada beberapa kondisi kesemutan yang harus diwaspadai Sahabat Sehat. Mengapa? Karena mungkin kesemutan tersebut merupakan gejala penyakit serius yang kita tidak tahu, diantaranya :

  • Kesemutan tidak terjadi karena hal-hal disebutkan di atas (muncul begitu saja).
  • Kesemutan tidak mereda walau bagian yang kesemutan telah digerak-gerakkan dan dipijat.
  • Awal kesemutan pada bagian kecil pada tubuh lalu mulai merambat semakin luas.
  • Awalnya kesemutan jarang terjadi namun kelamaan frekuensi kesemutan semakin sering terjadi.
  • Kesemutan yang menimbulkan rasa kebal.
kesemutan
kesemutan

5 Penyakit Ini Ditandai Dengan Kesemutan

Berikut adalah sejumlah penyakit yang ditandai gejala kesemutan, diantaranya :

1. Diabetes melitus (DM)

Untuk pasien diabetes, kesemutan merupakan gejala kerusakan pada pembuluh darah. Akibatnya, darah yang mengalir di ujung-ujung saraf berkurang. Kondisi ini dapat diatasi dengan mengendalikan kadar gula darah secara ketat, juga mengonsumsi obat seperti gabapentin, vitamin B1 dan B12.

diabetes-dm
diabetes-dm

2. Stroke

Kemudian yang berikutnya, kesemutan bisa jadi tanda stroke ringan. Biasanya disebabkan sumbatan pada pembuluh darah di otak, yang mengakibatkan kerusakan saraf setempat. Gejala lain yang mungkin muncul seperti, rasa kebas separuh badan, lumpuh separuh badan, buta sebelah mata, sukar bicara, pusing, penglihatan ganda dan kabur.

Gejala berlangsung beberapa menit atau kurang dari 24 jam. Biasanya terjadi waktu tidur atau baru bangun. Kondisi ini harus ditangani karena bisa berkembang menjadi stroke berat.

ilustrasi-stroke
ilustrasi-stroke

3. Penyakit jantung

Saat kesemutan tak hanya akibat neuropati tekanan, tetapi karena komplikasi jantung dengan sarafnya. Pada pasien jantung yang sedang menjalani operasi pemasangan klep, terdapat bekuan darah yang menempel. Bekuan itu bisa terbawa aliran darah ke otak, sehingga terjadi serebral embolik.

Bila sumbatan di otak mengenai daerah yang mengatur sistem sensorik, si penderita akan merasakan kesemutan sebelah. Jika daerah yang mengatur sistem motorik juga terkena, kesemutan akan disertai kelumpuhan.

jantung-sehat
jantung-sehat

4. Infeksi tulang belakang

Dapat menyebabkan bagian tubuh dari pusar ke bawah tak dapat digerakkan. Penderita tak dapat mengontrol buang air kecil. Buang air besar pun sulit. Penyakit ini dinamakan mielitis (radang sumsum tulang belakang). Tingkat kesembuhan tergantung pada kerusakannya. Bisa sembuh sebagian, tetapi ada juga yang lumpuh.

infeksi-tulang-belakang
infeksi-tulang-belakang

5. Rematik

Rematik bisa menimbulkan kesemutan atau rasa tebal. Dalam hal ini saraf terjepit akibat sendi pada engsel, misalnya sendi pergelangan tangan, berubah bentuk. Gejala kesemutan biasanya hilang sendiri bila rematik sembuh.

gout
gout

Jika ada diantara Sahabat Sehat yang memiliki gejala seperti diatas, sebaiknya periksakan diri ke medis agar penyebab masalahnya terdeteksi.

Sekian informasi dari kami tentang 5 Penyakit Ini Ditandai Dengan Kesemutan ini, semoga bermanfaat.

 

 

Ref :
health kompas com
rubik okezone com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *